Makna kandungan surat Al-Fatihah di ayat 5

Bismillahir-Rohmaanir-Rohiim

Pernah perhatiin ngga apa yang kita baca tiap hari selagi sholat 5 waktu, berapa kali kita baca surat Al-Fatihah?

Dalam QS 1:5 yang isinya “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.”

Tapi bukti nyatanya udah kita laksanakan belum? “Hanya Engkaulah yang kami sembah” dalam kalimat tersebut mengandung kalimat pentauhidan atau meng Esa kan Alloh, menjadikan hanya Alloh yang wajib disembah, dengan syarat mengingkari thogut ( sesembahan selain Alloh, contoh paling dekat dengan diri kita adalah hawa nafsu atau keinginan2an yang menggelora ) trus di kalimat selanjutnya “dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan”, pertolongan apa nih yang kamu minta? Apakah pertolongan yang sesuai dgn ayat selanjutnya di

QS 1:6 yang artinya “Tunjukilah kami jalan yang lurus”,

kalau iya, berarti kamu itu harus ikutin apa perintah2 yang Alloh berikan di dalam Qur’an.
“Om, perintahnya apaan aja?”.. Nah yang begini nih minta petunjuk tapinya ngga mau usaha nyari petunjuk .

Buat apa sih Alloh menurunkan Kitab suciNya? Qur’an telah diturunkan melalui RosulNya untuk memberikan petunjuk kepada umat. Jangan malah Qur’an itu dijadiin buat pajangan di lemari yang katanya orang mah buat ngusir setan.. Hahaha  =))

Kita ini kalau hidup mau dapet petunjuk sesuai perintah Alloh, ya di kaji isi Qur’an nya, jangan cuman di simpen buat pajangan aja dong pak, bu, om , tante, mbak dan mas yah…

Percuma aja kita ni baca surat Al-Fatihah tiap hari sebanyak 17 kali atau mungkin lebih dalam sehari demi mendapatkan petunjuk dari Alloh, sedangkan petunjuk yang mungkin udah ada di rumah kita cuma dijadikan pajangan aja, miris kan? Kalo gitu sekarang siapa yang menyianyiakan petunjuk dari Alloh? Hayoooo

Nah mulai sekarang, kalo emang ngaku udah meng Esa kan Alloh, coba di buka itu Qur’an, di baca ayatnya, trus di baca artinya juga yaaaa

QS 42:51 “Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.”

Di ayat itu, Alloh ngejelasin kalo saat ini tidak mungkin Alloh berbicara secara langsung kepada kita kecuali melalui perantara wahyu, nah wahyu Alloh yang dekat dengan kita apa? Qur’an bukan? Stelah ana kasih tau bgini, apakah kamu skalian “wajilat qulubuhum” atau tergerak hati kalian kah? Semoga bisa menggugah hati kalian dalam mencari ilmu islam ya.. Karna sesungguhnya masih banyak ilmu tentang islam yang mungkin belum kalian ketahui, termasuk diri ana sendiri.. Wallohu a’lam..
Syukron wa jazaakumulloh khoiron katsiron..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× three = 27

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>